Orang yang masuk angin bisa mengalami badan pegal, perut kembung, begah, sering buang angin atau sendawa, mual, batul, pilek, demam, sampai menggigil. Baca juga: Musim Hujan Rentan Masuk Angin, Coba Cegah dengan Sup Ayam Woods Herbal berbentuk obat sirup yang bermanfaat untuk mengatasi masuk angin disertai batuk berdahak. Obat ini mengandung bahan alami, seperti ekstrak daun ivy, ekstrak daun meniran, ekstrak daun mint, dan madu. Obat masuk angin ini bekerja dengan mengencerkan dahak sehingga melegakan tenggorokan. Jika Anda masih mengalami masuk angin, cobalah menghilangkan makanan penghasil gas seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Kemudian, perlahan-lahan mulailah menambahkan makanan satu per satu. Simpan catatan terperinci tentang makanan dan gejala apa pun yang muncul. 1. Paracetamol Paracetamol atau acetaminophen merupakan obat pereda nyeri yang bisa membantu meredakan masuk angin. Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati berbagai nyeri ringan, demam, serta pilek dan flu. Sebelum minum paracetamol, sebaiknya baca terlebih dahulu label kemasannya. 10 Obat Masuk Angin Alami 1. Madu dan lemon. Madu terbuat dari serbuk sari bunga dan enzim dalam air liur lebah yang memiliki antioksidan, sifat 2. Sup ayam. Sup ini terdiri dari kaldu ayam, daging ayam, wortel, kentang, tomat, bawang putih, dan paket bumbu. 3. Teh jahe. Jahe mengandung senyawa 2 5 Lihat Foto Ilustrasi demam (Wavebreakmedia Ltd) KOMPAS.com - Dalam dunia kedokteran barat, sebenarnya tidak dikenal nama penyakit masuk angin. Istilah yang ada adalah flu atau cold untuk menunjukkan gejala demam atau tidak enak badan. Sebagai cara mengatasi masuk angin, sebaiknya hindarilah konsumsi kafein dan alkohol Mengonsumsi sup ayam: Sup ayam dapat membantu untuk melegakan hidung tersumbat Istirahat yang cukup: Jika kamu mengalami demam atau batuk yang parah, kamu perlu untuk banyak beristirahat Pengobatan Masuk Angin. Tidak ada obat masuk angin yang dapat diberikan untuk menyembuhkan penderita masuk 'angin' ini. Sering kali, pengobatan simptomatik sudah mencukupi. Pengobatan simptomatik berupa obat-obat untuk meredakan gejala yang dirasakan penderita. Misalnya saja, penurun demam, anti-mual, anti-nyeri untuk sakit kepala, dan lain sGjI0.